Internet Of Thing dalam hal Transportasi
https://majalahpajak.net/wp-content/uploads/2015/09/Ilustrasi-Transportasi.jpg
Hola temen temen dan
dulur dulurku
Teknologi Internet of
Thing sangatlah memberikan banyak manfaat dalam kehidupan manusia. Salah
satunya dalam hal alat transportasi.
Postingan ini akan saya
jabarkan mengenai teknologi IoT pada alat transportasi masal.
Di Indonesia banyak
yang sudah menerapkan teknologi ini namun tidak keseluruhan kota yang bisa
merasakan, kota yang menggunakan IoT dalam aspek transportasi yang saya ketahui
yakni Jakarta dan Bandung. Di Jakarta bus damri menerapkan teknologi IoT yang
mana dapat menyediakan system pemantauan “Passenger Information System” yang
hanya dipasang di 260 bus di wilayah Jabodetabek (www.jagatreview.com) . Manfaat dari system
tersebut kita dapat mengetahui kedatangan dan keberangkatan bis, mempermudah
pembelian tiket, dan juga dapat memonitori anggota keluarga yang sedang dalam
perjalanan. System ini juga memudahkan pengelolaan bis damri karena dapat
memantau lokasi keberadaan, kondisi dan awak bus yang beroprasi. Sedangkan di
kota Bandung yakni Bandung Command Center
yang salah satu penerapannya pada smart
transportation system pada layanan Terminal Parkir Elektrik.
Banyak perusahaan industri
transportasi sekarang yang menerapkan teknologi IoT pada transportasi tersebut
contohnya BMW, Mercedes, Tesla (blog.ravelware.co) . Dalam hal berkendara jauh
misalnya tubuh akan merasa capek namun tidak mau berhenti karena akan memperlambat
waktu kedatang, saat jalanan macet dan kita tidak tahu jalan alternatif yang
memungkinkan untuk menghindari kemacetan dan mempercepat waktu kedatangan, nah
itu semua bisa di atasi dengan system autonomous car atau mobil tanpa
pengendara. Dalam system tersebut mobil dapat mencari rut eke tempat yang akan
kita tuju, dapat mengatur kecepatan dengan keadaan di jalan, bisa juga saat
sudah sampai ditujuan mobil mencari lahan parkir sendiri. Si pengguna atau
pemilik mobil mengatur itu semua lewat smart phone yang tersambung pada mobil
tersebut. Dengan adanya system ini dapat mengurangi bahkan tidak akan terjadi
kecelakaan bagi si pemilik karena dilengkapi fitur untuk keamanan dan
kenyamanan saat berkendara.
Ada juga FleetSight
perangkat onboard diagnoctic (OBD) berbasis GPS yang dimiliki oleh Telkomsel. Fungsi
atau manfaat yang bisa kita ambil dari FleetSight ini adalah dapat mengatur
batas kecepatan mobil, rute kendaraan, dan batas lokasi atau geofencing. Perangkat tersebut
diperuntukkan kendaraan truk dan bus yang mana mengatasi sopir-sopir yang
bermasalah seperti keluar jalur, ugal-ugalan, dll.
Nah
itu penerapan Internet of Thing untuk transportasi
Terima kasih ;)

Tidak ada komentar